Macam Macam Program Diet | Membuat Rencana Program Diet ala HidupIdeal.com Part 2

Membuat Rencana Program Diet ala HidupIdeal.com Part 2

Macam-Macam Program Diet

c. Diet Menaikkan Berat Badan

Anda mungkin berpikir menjadi orang kurus akan lebih menguntungkan karena bisa tetap kurus walaupun menyantap berbagai macam makanan. Jangan salah, orang yang terlalu kurus juga tidak baik.Sebagaiman orang yang obesitas.Ada “sesuatu” yang salah dalam tubuh sehingga anda tetap kurus dari masa ke masa.

Kebanyakan orang mengira bahwa dengan metode “memakan apa saja semau anda” akan menambah berat badan anda secara signifikan. Ternyata tidak! Para pakar menyarankan, berdietlah! Tak hanya digunakan sebagai media menurunkan berat badan, diet juga bisa digunakan untuk menaikkan berat badan.

Diet bagi si kurus bukanlah mengurangi asupan kalori pada tubuh, melainkan lebih kepada diet dengan pola makan yang sehat agar tubuh mendapatkan asupan nutrisi yang maksimal. Asupan nutrisi yang tepat akan menambah massa otot sehingga menaikkan berat badan anda. Selain memilih makanan yang tepat dan sehat, porsi makan juga perlu diperbanyak.

Pertama-tama ketahuilah penyebab utama yang membuat anda selalu kurus. Apakah karena system pencernaan yang terganggu atau sebab lain. Jika problemnya adalah system pencernaan anda yang tak beres, konsultasikanlah terlebih dahulu pada dokter sebelum anda memprogram rencana diet menaikkan berat badan.

Jika tidak ada masalah dengan system pencernaan anda, maka selektiflah dalam memilih makanan.Perbanyak serat dan protein serta kurangi asupan lemak. Pada intinya, yang perlu anda tambah adalah massa otot, bukan lemak. Berikut adalah pola makanan yang bisa anda ikuti, dilansir dari laman femina.co.id :

  1. Makanlah 30 menit sesudah bangun tidur
  2. Makan tiap 2,5-3 jam sekali
  3. Berhenti makan 2 jam sebelum tidur
  4. Makan dengan porsi banyak tapi tidak berlebihan
  5. Konsumsi makanan yang beragam. Variasi makanan akan memperkaya nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.
  6. Hindari makanan/camilan yang tidak sehat. Camilan yang tak sehat tidak dapat menambah berat badan, tetapi justru membuat kolesterol semakin menumpuk.
  7. Tingkatkan kalori. Tiap orang tentu memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda-beda. Sebagai acuan umum, program menaikkan berat badan bisa dimulai dengan menambah asupan kalori harian sekitar 500-1000 kalori, sehingga dapat menaikkan berat badan setengah hingga satu kilogram per hari. Misalkan, jika biasanya perempuan memerlukan 2500 kalori dalam sehari maka untuk menaikkan berat badan penuhilah kebutuhan kalori menjadi 3000-3500 kalori.
  8. Kendalikan karbohidrat

Konsumsilah karbohidrat sekitar 60-80 gram per hari.Konsumsi sepiring nasi merah lebih baik ketimbang nasi beras putih.Selain itu, anda juga bisa menggantinya dengan semangkuk sedang pasta, roti dan gandum, oatmeal, kentang, ubi, atau gandum utuh (whole grain).

  1. Sepertiga untuk protein

Pastikan sekitar 35% asupan protein pada seluruh makanan yang dikonsumsi seharian.Jika anda kekurangan protein bisa berdampak tercurinya asam amino yang dibutuhkan jaringan otot.Pilihlah makanan yang berprotein dan rendah lemak seperti daging ikan, telur ayam, dan dada ayam tanpa lemak. Lebih baik jika anda mengonsumsi protein berbasis nabati seperti tahu dan tempe.

10. Sepertiga untuk lemak

Sertakan kandungan lemak sebanyak 30% pada makanan yang anda konsumsi seharian. Hindari lemak trans fat. Konsumsilah lemak sehat seperti asam lemak tak jenuh ganda, asam lemak tak jenuh tunggal, omega-3, dan omega-6.Kandungan lemak sehat ini bisa didapat dari ikan, makanan laut, kacang kenari, minyak sayur, minyak kelapa, minyak biji matahari, minyak jagung, dan minyak zaitun.

11. Sayuran dan buah-buahan

Bahan makanan ini paling erat kaitannya dengan diet.Ketika sedang menjalankan diet anda dianjurkan untuk memperbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan.Pilihlah bermacam varian sayur dan buah agar kebutuhan vitamin tercukupi.Salah satu buah yang efektif menambah berat badan adalah avokad.Avokad memiliki kandungan sebanyak 350 kalori.

Untuk menambah massa otot, anda juga perlu mengimbangi diet dengan berolahraga. Olahraga yag bagus untuk menambah massa otot adalah angkat beban.

Macam Macam Program Diet  Membuat Rencana Program Diet  ala HidupIdeal.com Part 2

d. Diet Alergi Makanan

Beberapa orang memiliki kelemahan tidak tahan terhadap suatu makanan.Hal ini biasa disebu dengan alergi. Beberapa makanan yang bisa memicu alergi antara lain kacang-kacangan, ikan, makanan laut, produk yang berbahan dasar susu, telur, gandum, cokelat, dan masih banyak lagi,

Alergi bukanlah kasus remeh temeh yang bisa diabaikan begitu saja. Gejala paling ringan bisa berupa bintik kemerahan pada kulit yang erkadang akan terasa gatal. Gejala lain dari alergi makanan bisa berupa nyeri di bagian perut, diare, mual-mual, muntah, pingsan, pembengkakan pada bibir, wajah, mata, lidah dan tenggorokan, sakit kepala, penyakit sinus, dan bahkan autisme.Dibeberapa kasus, alergi bisa menyebabkan kematian.Oleh karena itu, diperlukan sebuah diet khusus yang bertujuan untuk mengeliminasi atau memilah bahan makanan yang tidak cocok dengan tubuh anda.

Caranya cukup sederhana, hanya dengan membatasi dan menghindari makanan yang membuat anda alergi.Lakukan uji coba penyingkiran makanan allergen selama kurang lebih dua bulan.Perhatikan hasil reaksinya pada tubuh.Jika tubuh anda terasa berbeda, dipastikan bahwa tubuh sedang didetoksifikasi.

Perlu anda ketahui bahwa alergi berbeda dengan intoleransi makanan. Dikutip dari laman www.dw.de, menurut Peter Strauven, seorang ahli gizi, bahwa alergi makanan akan memperlihatkan reaksi langsung, sedangkan intoleransi makanan bisa dating dan pergi serta reaksinya terlambat. Sebagai contoh, jika seseorang memakan udang kemudian lima menit terjadi pembengkakan pada selaput lender didalam mulut, itu bisa dipastikan sebagai alergi. Sementara, intoleransi makanan mungkin akan mengiritasi usus besar satu sampai dua jam setelah makan. Kemunculan tanda-tanda bisa terjadi bahkan setelah 20 jam pasca konsumsi makanan allergen tersebut.

Menurut strauven alergi bisa dipicu oleh zat adiktif dan bahan pengawet yang terkandung dalam makanan.Karena pengaruh bahan-bahan inilah, tubuh menjadi tempat sampah yang terus menerus menampung zat-zat makanan, baik yang terpakai maupun tidak.Suatu saat, tubuh tidak mampu lagi mengisolasi peradangan sehingga tubuh bereaksi dengan mengembangkan alergi dan intoleransi.

 e. Diet Khusus Penyakit

Dilihat dari namanya, sudah bisa dipastikan diet ini dikembangkan untuk mengatasi penyakit-penyakit tertentu.Misalnya, penderita diabetes harus menjalankan pola diet dengan menu makanan yang memiliki sedikit kandungan glukosa. Jika diet ini dilakukan secara disiplin dan berkesinambungan, bukan tidak mungkin akan menyembuhkan penyakit-penyakit itu.

Tiap-tiap penyakit memiliki pola diet yang berbeda-beda. Beberapa pola diet untuk penyakit akan dibahas lebih mendalam pada bab-bab berikutnya.

 f. Diet Ibu Hamil dan Menyusui

Diet juga sebaiknya dilakukan oleh ibu hamil dan menyusui.Mengapa? Ibu hamil dan menyusui membutuhkan makanan yang mengandung gizi tertentu karena ia juga menjadi sumber makanan bagi bayi. Semisal, ibu hamil harus memperbanyak konsumsi protein nabati agar jabang bayi mendapatkan protein yang sama banyaknya. Ibu hamil dan menyusui juga perlu mengonsumsi makanan yang banyak mengandung asam folat dan kolin agar merangsang pertumbuhan otak bayi.Selain itu, ada pula makanan yang harus dihindari demi kesehatan bayi.Ibu menyusui pantang mengonsumsi makanan pedas atau minuman bersoda.

Tabel Penambahan Zat Gizi Per Hari Bagi Ibu Hamil dan Menyusui

(table)

Artikelnya berlanjut di sini yah >> Membuat Rencana Program Diet Part 3