Apa itu Anoreksia Nervosa – Diet Jangan Lebay!

Apa itu Anoreksia Nervosa – Diet Jangan Lebay!

Penderita anoreksia nervosa, sangat takut berat badannya naik. Penderitanya merasa masih kurang langing meski telah memiliki berat badan ideal, dan memiliki persepsi yang tidak benar menenai bentuk tubuhnya.

Ia dapat merasa tubuhnya terlalu gemuk padhaal berat badannya sudah ebih ringan daripada timbangan itu sendiri. Merasa bokongnya terlalu bahenol, atau perutnya kruang kotak-kotak padhaal tulangnya sudah menonjol di sana-sini. Hasilnya, penderita anoreksia cenderung menjalani diet ketat dan berolahraga berlebihan.

Anoreksia merupakan gangguan makan yang paling banyak menyebabkan kematian. Selain itu, ini dapat menimbulkan kerusakan otak, kegagalan banyak organ seperti gangguan jantung, ginjal, dan gangguan kesebutan, jelasnya anoreksia lebih dari sekedar alergi dalam menghadapi makanan.

Ini merupakan cara seseorang dalam menghadapi tekanan hidup, amarah, dan rasa cemas yang tidak sehat. Tidak jarang anoreksia disertai dengan gangguan kejiwaan seperti depresi, kecematan, dan perilaku obsesif.

Yang ada di dalam pikiran seorang penderita anoreksia seringkali hanya bentuk dan berat badannya. Obrolan pun berkisar di situ-situ saja. Selain berdiet, penderita anoreksia juga bisa melakukan berbagai cara untuk menurunkan berat badan.

Bisa dengan memuntahka kembali makanan yang sudah ditelan, minum obat pencahar atau obat diet, berpuasa, dab olahrga berlebihan. Jikapun makan, biasanya ia akan mulai menghitung-hitung jumlah makanan yang masuk atau makan hany sedikit sekali. Timbangan di rumah juga bisa jadi korban karena pendertai anoreksia bisa berulangkali menimbang berat badannya dalam satu hari.

Apa itu Anoreksia Nervosa