Tentang Obat-Obatan Herbal Tradisional Yang Perlu Anda Ketahui

Tentang Obat-Obatan Herbal Tradisional Yang Perlu Anda Ketahui

Tentang Obat-Obatan Herbal Tradisional Yang Perlu Anda Ketahui

Obat adalah senyawa kimia yang sangat kuat. Di samping manfaat yang besar, obat juga berpotensi untuk mendatangkan malapetaka lho. Oleh karena itu, pengetahuan yang lengkap tentang apa itu obat dan bagaimana cara mengonsumsinya akan meningkatkan manfaat dan mengurangi resikonya.

Sebenarnya, ada banyak sekali penyakit dan juga cedera jenis ringan yang bisa di rawat saja di rumah dengan menggunakan obat-obatan yang bisa didapatkan tanpa resep dokter. Namun, sebelum anda mengobati sendiri alangkah baiknya kalau anda mengetahui jenis penyakit tersebut dan anda juga mungkin perlu berkonsultasi dengan dokter.

Apabila pada akhirnya, anda memutuskan untuk mengobatinya sendiri, bertanyalah pada appoteker di apotek terutama untuk obat tanpa resep dokter.

Perlu diketahui bahwa ada beberapa jenis obat yang tidak boleh diminum oleh wanita hamil. Beberapa jenis lainnya tidak boleh diminum bersamaan waktunya dengan jenis obat yang lain karena mungkin obat-obat tersebut akan saling mentralisir ataupun malah saling menguatkan sehingga malah efeknya merugikan.

Oleh karena itu, ketika anda sedang memilih sebuah obat langsung berikan keterangan tentang hal-hal berikut ini:

  1. Gejala-gejala yang ingin anda hilangkan
  2. Riwayat alergi terhadap suatu obat ataupun adanya riyawat alergi dalam keluarga
  3. Bila hamil, ataupun sedang menyusui
  4. Anda sedang atau baru saja minum obat atau obat dari resep dokter untuk masalah kesehatan yang sedang dialami, alcohol, antacid, pil kontrasepsi, obat batuk, pil diet, obat pencahar,obat anti sakit, obat tidur bahkan vitamin dan zat mineral
  5. Apabila sedang berdiet tertentu misalnya rendah garam,gula

PENTING UNTUK DIKETAHUI

Ketika menerima obat,baik apakah dari dokter ataupun apoteker, jangan meninggalkan tempat sebelum mengetahui dengan pasti cara menggunakan obat tersebut.

Dengarkan dengan baik petunjuk yang diberikan secaralisan dan cocokan dengan label yang ditulis pada bungkus obat. Jangan malu bertanya, apabla kurang jelas tentang apa saja atau ingin mengetahui lebih banyak lagi. Paling tidak anda harus tahu beberapa hal berikut ini:

  1. Tujuan pemakaian obat
  2. Nama dan isi obat, yang seharusnya tercantum di label
  3. Cara pemakaian yang seharunya tercantum di label. Aktivitas/makanan/minuman/obat lain ang harus dihindari
  4. Efek samping yang mungkin timbul dan cara mengatasinya

Petunjuk cara pemakian kadang-kadang kuran jelas misalnya “minum obat setiap 6 jam. Minum obat sebelum makan.” Apabila masih belum jelas,bertanyalah sampai puas.

Petunjuk yang kelihatannya sederhana memang artinya sudah tepat, tetapi kurang tersira pada petunjuk yang singkat, contohnya:

–        Setiap 6 atau 8 jam ini berarti jarak minum obat harus tepat sesuai dengan petunjuk tiap 6 atau 8  jam

–        Tiga kali sehari lebih fleksibel artinya, anda bis aminum obat di pagi, siang dan malam hari

–        Minum setelah makan artinya obat harus diminum selama atau segera sesudah makan

–        Minum setelah makan artinya obat harus diminum antara 2 jam setelah makan terakhir sampai 1 jam sebelum makan lagi

–        Minum obat sewaktu perut kosong artinya sama dengna “minum sebelum makan”